
Pernah mencicipi pasta lembut berbentuk bulat kecil dengan tekstur empuk yang meleleh di mulut? Itu dia gnocchi, salah satu jenis pasta khas Italia yang sedang naik daun karena cita rasanya yang unik dan proses pembuatannya yang sederhana. Gnocchi sangat cocok bagi kamu yang ingin mencoba varian pasta selain spaghetti atau fettucine, apalagi jika disajikan dengan saus tomat atau pesto dan taburan keju parmesan. Artikel ini akan mengulas lebih dalam mulai dari asal-usul, bahan-bahan, cara memasak, hingga manfaat gizi dari gnocchi. Yuk, kita kenali dan coba bikin sendiri!
Asal Usul dan Filosofi Gnocchi
Gnocchi berasal dari Italia dan dipercaya sudah ada sejak zaman Romawi Kuno. Kata gnocchi sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “gumpalan kecil” atau “benjolan kecil”, merujuk pada bentuk adonannya yang bulat dan kecil. Pada masa lalu, gnocchi dibuat dengan berbagai bahan tergantung wilayah, seperti semolina, roti basi, tepung, atau kentang. Versi modern yang kita kenal sekarang—menggunakan kentang dan tepung terigu—baru populer sejak abad ke-19 setelah kentang diperkenalkan secara luas di Eropa.
Secara filosofis, gnocchi melambangkan kehangatan dan kebersamaan. Di Italia, terutama di Argentina dan Uruguay yang banyak dihuni imigran Italia, gnocchi biasa disantap pada tanggal 29 setiap bulan. Tradisi ini disebut ñoquis del 29, di mana keluarga berkumpul dan menikmati gnocchi sebagai simbol harapan rezeki menjelang akhir bulan.
Bahan-bahan Gnocchi
Bahan Utama
Untuk membuat gnocchi rumahan, kamu hanya memerlukan empat bahan utama yang mudah didapat:
- 500 gram kentang (jenis kentang tepung seperti Granola atau Russet lebih baik)
- 150 gram tepung terigu serbaguna
- 1 butir telur ayam
- ½ sendok teh garam
Bahan Pelengkap (Opsional)
Kamu juga bisa menyiapkan bahan tambahan untuk variasi rasa dan penyajian:
- Saus tomat atau saus pesto
- Keju parmesan parut
- Lada hitam bubuk, pala, atau herba kering seperti oregano dan thyme
Cara Memasak Gnocchi
Membuat gnocchi sendiri di rumah tidaklah sulit. Berikut langkah-langkahnya:
- Rebus kentang
Kupas kentang terlebih dahulu, lalu rebus dengan sedikit garam hingga empuk. Setelah matang, tiriskan dan haluskan menggunakan garpu atau alat penghalus kentang. - Buat adonan
Tambahkan garam dan sebagian tepung ke dalam kentang halus. Kocok telur di wadah terpisah, lalu tuangkan ke dalam campuran kentang. Aduk hingga rata dan tambahkan sisa tepung sedikit demi sedikit hingga adonan kalis dan tidak terlalu lengket. - Bentuk adonan
Bagi adonan menjadi beberapa bagian, lalu gulung memanjang dan potong-potong kecil (sekitar 2 cm). Gunakan garpu untuk mencetak pola bergaris di permukaannya, ini membantu saus menempel lebih baik. - Rebus gnocchi
Panaskan air dalam panci dan beri sedikit garam. Masukkan gnocchi ke dalam air mendidih dan masak hingga mengapung. Ini tanda bahwa gnocchi sudah matang. Angkat dan tiriskan.
Cara Penyajian Gnocchi
Gnocchi sangat fleksibel dalam penyajiannya. Setelah direbus, kamu bisa langsung menyajikannya dengan saus pilihan:
- Dengan saus tomat
Tumis bawang putih dan bawang bombay, tambahkan tomat cincang atau saus tomat siap pakai, lalu masak hingga kental. Campur gnocchi dan aduk rata. - Dengan saus pesto
Gunakan saus pesto dari daun basil, minyak zaitun, dan keju parmesan. Campurkan dengan gnocchi panas dan taburi keju parut di atasnya. - Ditumis dengan mentega dan keju
Lelehkan mentega di wajan, masukkan gnocchi yang sudah direbus, tumis sebentar hingga berwarna keemasan. Sajikan dengan keju parmesan dan lada hitam.
Tips Memasak Gnocchi
- Gunakan kentang yang kadar airnya rendah agar adonan tidak terlalu basah.
- Jangan terlalu banyak menguleni adonan karena bisa membuat tekstur gnocchi keras.
- Taburi permukaan kerja dengan tepung agar adonan tidak lengket saat dibentuk.
- Pastikan air rebusan mendidih agar gnocchi cepat mengapung dan tidak hancur.
- Jika ingin disimpan, gnocchi mentah bisa dibekukan terlebih dahulu di atas nampan lalu dipindahkan ke wadah tertutup dan disimpan dalam freezer.
Nilai Gizi dan Manfaat Gnocchi
Gnocchi adalah makanan yang cukup mengenyangkan karena berbahan dasar kentang dan tepung. Berikut beberapa kandungan gizi utama dari gnocchi:
- Karbohidrat
Memberikan energi utama bagi tubuh, terutama dari kentang dan tepung. - Protein
Telur memberikan sedikit kandungan protein yang baik untuk perbaikan sel. - Serat
Kentang mengandung serat yang membantu pencernaan dan menjaga kenyang lebih lama. - Vitamin dan mineral
Kentang mengandung vitamin C, vitamin B6, kalium, dan zat besi.
Namun, gnocchi cenderung tinggi kalori dan karbohidrat, apalagi jika ditambah saus berbasis krim atau keju. Sebaiknya dinikmati dalam porsi yang wajar dan seimbang dengan lauk atau sayuran.
Kesimpulan
Gnocchi adalah hidangan pasta khas Italia yang unik, berbentuk bulat kecil dengan tekstur lembut dan kenyal. Terbuat dari campuran kentang, tepung, dan telur, gnocchi mudah dibuat dan cocok dinikmati siapa saja. Kamu bisa menyajikannya dengan berbagai saus seperti tomat, pesto, atau hanya ditumis dengan mentega. Selain kaya rasa, gnocchi juga mengandung gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Jadi, jika kamu bosan dengan pasta biasa, tidak ada salahnya mencoba membuat gnocchi sendiri di rumah. Selamat mencoba!








Tinggalkan Balasan