
Empanada adalah salah satu makanan tradisional yang populer di berbagai negara, terutama di wilayah Amerika Latin, Spanyol, hingga Filipina. Makanan ini dikenal dengan bentuk setengah lingkaran yang terbuat dari adonan tepung lalu diisi dengan berbagai macam bahan, seperti daging cincang, sayuran, hingga keju. Nama empanada sendiri berasal dari bahasa Spanyol “empanar” yang berarti “membungkus” atau “membalut dengan roti.”
Cita rasa empanada sangat khas: kulitnya yang renyah atau lembut dipadukan dengan isian gurih yang kaya bumbu. Tidak heran, hidangan ini sering dijadikan camilan, menu sarapan, atau bahkan hidangan utama. Dalam artikel ini, kita akan membahas asal usul empanada, bahan-bahan yang diperlukan, cara memasak, tips, hingga manfaat gizi dari makanan ikonik satu ini.
Asal Usul dan Filosofi Nama Empanada
Empanada diyakini berasal dari Galicia, Spanyol, pada abad ke-16. Pada masa itu, roti atau adonan digunakan untuk membungkus daging agar lebih tahan lama saat dibawa bepergian. Seiring waktu, makanan ini menyebar ke berbagai wilayah yang dipengaruhi budaya Spanyol, terutama Amerika Latin dan Filipina.
Filosofi empanada terletak pada konsepnya yang sederhana namun fleksibel. Empanada dapat diisi dengan berbagai macam bahan sesuai dengan budaya dan ketersediaan lokal. Di Argentina, empanada umumnya diisi dengan daging sapi cincang, bawang, telur, dan zaitun. Di Filipina, ada empanada ilocano dengan isian sayur dan daging, sedangkan di Spanyol empanada bisa berukuran besar dan dipotong-potong untuk disajikan bersama.
Empanada mencerminkan keberagaman dan kreativitas kuliner, di mana setiap daerah memiliki ciri khasnya sendiri, namun tetap mempertahankan esensi: adonan berisi yang dibungkus rapi dan dimasak hingga matang.
Bahan-bahan Empanada
Untuk membuat empanada ala rumahan, berikut bahan utama yang perlu disiapkan:
Bahan Isian Daging
- 2 sdm minyak zaitun
- 2 bawang bombay putih (sekitar 4 cangkir), cincang halus
- 3 siung bawang putih, cincang
- ½ paprika merah, potong dadu
- 1½ sdt bubuk cabai
- 1 sdm bubuk jintan (cumin)
- 2 sdm paprika manis
- 1 sdt oregano kering
- 1 sdt kaldu sapi bubuk
- 450 gram daging sapi giling
- Garam dan merica secukupnya
- 1 ikat daun bawang, ambil bagian hijau, cincang halus
- ½ cangkir zaitun hijau, cincang
- ½ cangkir peterseli segar, cincang
- 3 butir telur rebus, cincang halus
Bahan Kulit Adonan
- 4 cangkir tepung terigu
- 2 sdt garam
- ½ cangkir mentega tawar, suhu ruang
- 1 butir telur, kocok lepas
- 2 sdm minyak sayur
- ¾ – 1 cangkir air hangat
- 1 butir telur + 1 sdm air (untuk olesan/egg wash)
Cara Memasak Empanada
- Membuat Isian Daging
- Panaskan minyak zaitun dengan api sedang.
- Tumis bawang bombay selama 10 menit hingga layu dan harum.
- Masukkan bawang putih dan paprika merah, masak kembali selama 10 menit.
- Tambahkan bubuk cabai, jintan, paprika, dan oregano, aduk rata.
- Masukkan daging sapi giling, bumbui dengan garam, merica, dan kaldu sapi bubuk. Masak hingga daging matang dan kering.
- Angkat dari api, biarkan dingin selama 10 menit. Tambahkan daun bawang, zaitun, peterseli, dan telur rebus. Aduk rata, simpan dalam kulkas minimal 1 jam.
- Membuat Kulit Empanada
- Campur tepung dan garam dalam mangkuk besar. Tambahkan mentega, telur, minyak, dan air hangat sedikit demi sedikit.
- Uleni hingga adonan kalis dan elastis.
- Istirahatkan adonan dalam mangkuk tertutup selama 1 jam pada suhu ruang.
- Membentuk Empanada
- Bagi adonan menjadi 2 bagian, giling hingga tipis (sekitar ⅛ inci).
- Cetak bulat dengan mangkuk atau cetakan (diameter 6 inci untuk ukuran normal).
- Letakkan 2 sdm isian di tengah, basahi tepi adonan dengan air, lalu lipat menjadi setengah lingkaran.
- Rapikan tepi dengan garpu atau lipat dengan jari agar rapat.
- Memasak Empanada
- Dipanggang: Letakkan di loyang berlapis kertas roti, olesi dengan egg wash, panggang suhu 190°C selama 25–30 menit hingga keemasan.
- Digoreng: Panaskan minyak hingga 185°C. Goreng empanada 1–2 menit per sisi hingga cokelat keemasan. Tiriskan di atas tisu dapur.
Cara Penyajian Empanada
Empanada dapat disajikan hangat maupun pada suhu ruang. Sajikan di piring saji dengan tambahan saus pendamping seperti saus tomat, sambal, atau saus aioli. Untuk versi yang lebih otentik ala Amerika Latin, empanada sering disantap bersama salsa atau chimichurri. Empanada juga cocok dinikmati dengan teh hangat atau kopi sebagai camilan sore.
Tips Memasak Empanada
- Gunakan daging sapi tanpa lemak agar isian tidak terlalu berminyak.
- Pastikan isian didinginkan sebelum dimasukkan ke dalam adonan agar kulit tidak sobek.
- Jika tidak ingin membuat adonan dari nol, bisa menggunakan puff pastry instan.
- Simpan empanada mentah di dalam freezer hingga 3 bulan, lalu panggang langsung tanpa dicairkan.
- Untuk rasa unik, tambahkan kismis, kentang, wortel, atau bahkan variasi isian ayam dan keju.
Nilai Gizi dan Manfaat Empanada
Empanada mengandung gizi yang cukup lengkap tergantung bahan isiannya.
- Protein: Daging sapi giling dan telur memberikan sumber protein hewani penting bagi pertumbuhan otot.
- Karbohidrat: Kulit adonan berbahan tepung menjadi sumber energi utama.
- Vitamin & Mineral: Paprika merah kaya vitamin C, bawang mengandung antioksidan, sedangkan peterseli kaya vitamin K.
- Serat: Sayuran dalam isian seperti paprika dan bawang membantu melancarkan pencernaan.
- Lemak sehat: Minyak zaitun dan zaitun hijau memberikan asupan lemak tak jenuh baik untuk kesehatan jantung.
Dengan komposisi seimbang, empanada dapat menjadi makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi tubuh.
Kesimpulan
Empanada adalah makanan khas yang berakar dari Spanyol namun kini sudah mendunia, dengan variasi isi dan cara memasak yang beragam. Resep empanada ala rumahan sebenarnya cukup sederhana, hanya membutuhkan sedikit kesabaran dalam membuat adonan dan menyiapkan isian.
Dengan rasa gurih dari daging, aroma rempah, serta renyahnya kulit, empanada selalu menjadi favorit banyak orang. Ditambah lagi, empanada bisa disesuaikan dengan berbagai isian sesuai selera, mulai dari daging, sayur, hingga keju. Selain mengenyangkan, makanan ini juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan.
Jika kamu ingin mencoba sesuatu yang baru di dapur, empanada adalah pilihan tepat. Praktis, lezat, bergizi, dan pastinya bisa dinikmati seluruh anggota keluarga.







Tinggalkan Balasan