Baklava: Kue Lebaran Khas Turki yang Manis dan Legendaris

Setiap negara memiliki sajian khas saat perayaan Lebaran, dan Turki adalah salah satunya. Selain hidangan utama yang menggugah selera, kue manis juga menjadi pelengkap penting dalam momen kebersamaan keluarga. Salah satu kue Lebaran yang populer di Turki adalah Baklava, kue berlapis tipis dengan isian kacang dan siraman sirup manis yang harum. Tekstur renyah dari phyllo pastry berpadu dengan legitnya kacang serta kelembutan mentega, menciptakan rasa yang istimewa. Tidak heran, baklava bukan hanya disukai di Turki, tetapi juga terkenal hingga ke seluruh dunia sebagai salah satu dessert terbaik dari Timur Tengah.

Asal Usul dan Filosofi Baklava

Baklava dipercaya berasal dari kawasan Anatolia dan Mesopotamia kuno, yang kemudian dipopulerkan oleh Kekaisaran Ottoman. Kue ini dahulu hanya disajikan di kalangan bangsawan dan istana karena bahan-bahannya yang mewah. Filosofi baklava terletak pada makna kebersamaan: lapisan-lapisan pastry yang saling menumpuk melambangkan persatuan, sementara manisnya sirup gula mencerminkan doa akan kehidupan yang penuh berkah. Hingga kini, baklava masih menjadi simbol perayaan, terutama saat Idul Fitri, ketika keluarga besar berkumpul dan saling berbagi hidangan manis ini sebagai bentuk ungkapan syukur.

Bahan-Bahan Baklava

Bahan Utama

  • 500 gram phyllo pastry (sekitar 50 lembar)
  • 200 gram butter atau mentega
  • 150 gram kacang pistachio dan walnut (bisa ditambah kacang mede sesuai selera)

Bahan Sirup

  • 180 gram gula pasir
  • 100 ml air
  • 1 sdm perasan jeruk lemon

Bahan-bahan ini sederhana, namun kualitasnya sangat menentukan rasa baklava. Penggunaan kacang pistachio segar misalnya, memberikan cita rasa khas yang lebih autentik, sementara butter yang berkualitas akan menghasilkan aroma yang harum serta tekstur lapisan yang lebih gurih.

Cara Memasak Baklava

  1. Blender atau cincang halus pistachio dan walnut, sisihkan.
  2. Panaskan butter dengan api kecil hingga meleleh seluruhnya, lalu matikan api.
  3. Siapkan loyang tahan panas, oles dasar loyang dengan butter.
  4. Letakkan selembar phyllo pastry, oles dengan butter, lalu tumpuk dengan lembaran pastry berikutnya. Ulangi hingga membentuk setidaknya 12 lapisan.
  5. Taburi campuran kacang secara merata, sisakan sedikit untuk taburan terakhir.
  6. Tutup kembali dengan lapisan phyllo pastry dan butter, ulangi hingga mencapai 12 lapisan atau lebih.
  7. Potong adonan menjadi kotak atau belah ketupat sesuai selera.
  8. Panaskan oven pada suhu 180°C selama 10 menit. Panggang baklava selama 30 menit atau hingga berwarna keemasan.
  9. Sambil menunggu, buat sirup dengan merebus air dan gula hingga larut. Tambahkan perasan lemon, lalu angkat.
  10. Setelah baklava matang, segera siram dengan sirup selagi panas agar meresap sempurna. Taburi kacang sisa sebagai hiasan.

Cara Penyajian Baklava

Baklava biasanya disajikan per potong dalam piring kecil, sering kali ditemani teh hitam Turki atau kopi Arab. Teksturnya yang manis dan padat membuatnya cocok sebagai hidangan penutup setelah makan besar. Dalam perayaan Idul Fitri, baklava sering disuguhkan kepada tamu yang berkunjung, menambah suasana hangat dan penuh keakraban. Beberapa orang juga menyajikannya dengan tambahan es krim vanila atau krim kental untuk menyeimbangkan rasa manisnya.

Tips Memasak Baklava

  • Gunakan phyllo pastry segar agar hasilnya tidak mudah kering dan rapuh.
  • Jangan terlalu banyak menggunakan butter di setiap lapisan, cukup oles tipis merata.
  • Pastikan oven dipanaskan terlebih dahulu untuk hasil panggangan yang sempurna.
  • Saat menyiram sirup, pastikan baklava dalam keadaan panas agar sirup cepat meresap.
  • Simpan baklava dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahannya hingga beberapa hari.

Nilai Gizi dan Manfaat Baklava

Baklava memang kue manis yang cukup tinggi kalori, namun tetap memiliki manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kacang pistachio dan walnut kaya akan protein, lemak sehat, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung. Butter dan phyllo pastry memberikan energi dari karbohidrat dan lemak. Sirup gula tentu menambah kadar manis, sehingga disarankan untuk tidak mengonsumsinya berlebihan. Meski demikian, baklava tetap bisa menjadi sumber energi instan sekaligus memberi rasa bahagia melalui manisnya.

Kesimpulan

Baklava adalah kue Lebaran khas Turki yang tidak hanya menawarkan cita rasa manis dan kaya tekstur, tetapi juga sarat dengan nilai budaya. Filosofi lapisannya mengajarkan tentang kebersamaan, sementara manisnya sirup melambangkan doa penuh berkah. Dengan bahan sederhana seperti phyllo pastry, butter, kacang, dan sirup gula, Anda dapat membuat baklava sendiri di rumah. Sajikan sebagai suguhan istimewa di Hari Raya atau sebagai hidangan penutup untuk keluarga tercinta. Rasanya yang renyah, gurih, dan manis akan membuat siapa saja jatuh cinta pada gigitan pertama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More Articles & Posts